Show Navigation

X-Day Zulu X-Ray

Abnormal. Loveable. Limitless. Multi-talented. Melancholic. Freaky. Sea-Transporter.

Mengerti arti Bacaan Sholat

islamdiaries:

Sebenarnya jika kita tanya hati kita paling dalam. Apakah kita mengerti dengan semua bacaan Sholat yang kita baca? Memang jika kita ingin mengetahui dan mengerti apa yg kita lafadzkan saat kita Sholat, maka hal itu akan sangat jauh lebih baik, malah mungkin jika kita resapi kita akan mendapatkan apa  itu ke Khusyuk an dlm melaksanakan Sholat Fardhu kita. Rasulullah SAW bersabda “sholatlah seakan-akan engkau sedang melihat Tuhan atau Tuhan sedang melihatmu” ( Rukun Ihsan ).

Mari kita mulai belajar meresapi arti dari bacaan Sholat kita. Karena Sholat merupakan Dzikir yang sempurna.


Takbir
Takbiratul Ihram —-> ALLAAHU AKBAR

                              (Allah Maha Besar)

Iftitah

Allaahu akbar kabiira, walhamdulillaahi katsiira, wa subhanallaahi bukrataw, waashiila.

(Allah Maha Besar, dan Segala Puji yang sangat banyak bagi Allah, dan Maha Suci Allah sepanjang pagi, dan petang).

Innii wajjahtu wajhiya, lillazii fatharassamaawaati walardha, haniifam, muslimaa, wamaa ana minal musrykiin.
(Sungguh aku hadapkan wajahku kepada wajahMu, yang telah menciptakan langit dan bumi, dengan penuh kelurusan, dan penyerahan diri, dan aku tidak termasuk orang-orang yang mempersekutuan Engkau/Musryik)

Innasshalaatii, wa nusukii, wa mahyaaya, wa mamaati, lillaahi rabbil ‘aalamiin.
(Sesungguhnya shalatku, dan ibadah qurbanku, dan hidupku, dan matiku, hanya untuk Allaah Rabb Semesta Alam).

Laa syariikalahu, wabidzaalika umirtu, wa ana minal muslimiin.

(Tidak akan aku menduakan Engkau, dan memang aku diperintahkan seperti itu, dan aku termasuk golongan hamba yang berserah diri kepadaMu)

 

Al Fatihah

Adapun Rasulullah
SAW pada waktu membaca surah Al-Faatihah senantiasa satu napas per satu ayatnya, tidak terburu-buru, dan benar-benar memaknainya. Surah ini memiliki khasiat yang sangat tinggi sekali.
Mari kita hafal terlebih dahulu arti per ayatnya sebelum kita memaknainya.

Bismillaah, arrahmaan, arrahiim (Bismillaahirrahmaanirrahiim)

(Dengan nama Allaah, Maha Pengasih, Maha Penyayang)

Alhamdulillaah, Rabbil ‘aalamiin
(Segala puji hanya milik Allaah, Rabb semesta ‘alam)

Arrahmaan, Arrahiim
(Maha Pengasih, Maha Penyayang)

Maaliki, yaumiddiin
(Penguasa, Hari Pembalasan/Hari Tempat Kembali)

Iyyaaka, na’budu, wa iyyaaka, nasta’iin
(Hanya KepadaMulah, kami menyembah, dan hanya kepadaMulah, kami mohon pertolongan)

Ihdina, asshiraathal, mustaqiim
(Tunjuki kami, jalan, golongan orang-orang yang lurus)

Shiraath, alladziina, an’am, ta ‘alayhim

(Jalan, yang, telah Engkau beri ni’mat, kepada mereka)

Ghayril maghduubi ‘alaihim, wa laddhaaaalliiin.

(Bukan/Selain, (jalan) orang-orang yang telah Engkau murkai, dan bukan (jalan) orang-orang yang sesat)

Melanjutkan tulisan yang ketiga, maka setelah membaca Surah Al-Faatihah, maka hendaknya kita membaca ayat-ayat Al-Qur’an.

Rasulullah bersabda “Apabila engkau berdiri utk shalat bertakbirlah lalu bacalah yg mudah dari al-Qur’an “.

 

Ruku’

Lalu ruku’, dimana ketika ruku’ ini beliau mengucapkan :


 Subhaana, rabbiyal, ‘adzhiimi
, Wabihamdihi
(Maha Suci, Tuhanku, Yang Maha Agung)


—-> dzikir ini diucapkan beliau sebanyak tiga kali.
(Hadits Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah, Ad-Daaruquthni, Al-Bazaar, dan Ath-Thabarani)

Rasulullah sering sekali memperpanjang Ruku’, Diriwayatkan bahwa :

“Rasulullaah S
AW, menjadikan ruku’nya, dan bangkitnya dari ruku’, sujudnya, dan duduknya di antara dua sujud hampir sama lamanya.”
(Hadits  Riwayat Imam Bukhari dan Muslim)


I’tidal

Pada saat ketika kita i’tidal atau bangkit dari ruku, dengan mengangkat kedua tangan sejajar bahu ataupun sejajar telinga, seiring Rasululullah SAW menegakkan punggungnya dari ruku’ beliau mengucapkan:

Sami’allaahu, li, man, hamida, hu
“Mudah-mudahan Allah mendengarkan (memperhatikan) orang yang memujiNya”.

(Hadits diriwayatkan oleh Imam Al-Bukhari dan Muslim)

“Apabila imam mengucapkan “sami’allaahu liman hamidah”, maka ucapkanlah “rabbanaa lakal hamdu”, niscaya Allah memperhatikan kamu. Karena Allah yang bertambah-tambahlah berkahNya, dan bertambah-tambahlah keluhuranNya telah berfirman melalui lisan NabiNya SAW (Hadits diriwayatkan oleh Imam Muslim, Imam Ahmad, dan Abu Daud)

 

Hal ini diperkuat pula dengan : Disaat Rasulullah sedang Sholat berjamaah, lalu ketika I’tidal beliau mengucapkan “Sami’allaahu, li, man, hamidah” lalu ada diantara makmun mengucapkan Rabbanaa lakal hamdu”, Lalu pada selesai Sholat, Rasul bertanya “Siapakah gerangan yang mengucap Rabbanaa lakal hamdu”, ketika aku ber I’tidal? Aku melihat para malaikat berlomba lomba untuk menulis kebaikan akan dirimu dari jawaban itu”.

Maka
sudah cukup jelas bahwa mari kita mulai melafalkan :
Rabbanaa, lakal, hamdu
(Ya Tuhan kami, bagiMulah, segala puji)

Kesmpurnaan lafadzh diatas
:


mil ussamaawaati, wa mil ul ardhi, wa mil u maa shyi’ta, min shai in, ba’du
(Sepenuh langit, dan sepenuh bumi, dan sepenuh apa yang Engkau kehendaki, dari sesuatu, sesudahnya)
(Kalimat diatas didasarkan pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dan Abu ‘Uwanah)


Sujud

Ketika kita sujud, maka dengan tenang hendaknya kita mengucapkan do’a  sujud seperti yang telah dicontohkan Rasulullaah SAW.
Dzikir ini beliau ucapkan sebanyak tiga kali, dan kadangkala beliau mengulang-ulanginya lebih daripada itu.

Subhaana, rabbiyal, a’laa, wa, bihamdi, hi
(Maha Suci, Tuhanku, Yang Maha Luhur, dan, aku memuji, Nya)

Duduk antara dua Sujud


Ketika kita bangun dari sujud, maka hendaklah kita
melafadzkan seperti yang dilakukan Rasulullaah, dan bacalah do’a tersebuh dengan sungguh-sungguh, perlahan-lahan, dan penuh pengharapan kepada Allah SWT. Di dalam duduk ini, Rasulullah SAW  mengucapkan :


Robbighfirlii, warhamnii, wajburnii, warfa’nii, warzuqnii
wahdinii, wa ‘aafinii,
Wa’Fuanni

(Ya Allah ampunilah aku, kasihanilah aku, cukupilah kekuranganku, sehatkanlah aku, dan berilah rizqi kepadaku)

Dari Hadits yang diriwayatkan Muslim, bahwa Rasulullaah saw, kadangkala duduk tegak di atas kedua tumit dan dada kedua kakinya. Beliau juga memanjangkan posisi ini sehingga hampir mendekati lama sujudnya (Al-Bukhari dan Muslim).

Duduk At-Tasyaahud Awal

 

  1. Sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim, Abu ‘Uwanah, Asy-Syafi’i, dan An-Nasa’i.
    Dari Ibnu ‘Abbas berkata, Rasulullaah telah mengajarkan At-Tasyahhud kepada kami sebagaimana mengajarkan surat dari Al-Qur’an kepada kami. Beliau mengucapkan :

    Attahiyyaatul mubaarakaatusshalawaatutthayyibaatulillaah.
    Assalaamu ‘alayka ayyuhannabiyyu warahmatullaahi wa barakaatuh.
    Assalaamu ‘alayna wa ‘alaa ‘ibaadillaahisshaalihiin.
    Asyhadu allaa ilaaha illallaah.

      Wa asyhadu annaa muhammadarrasuulullaah.
      (dalam riwayat lain : Wa asyhadu annaa, muhammadan, ‘abduhu, warasuuluh)


2. Menurut hadist yang diriwayatkan Imam Al-Bukhari, Muslim, dan Ibnu Abi Syaibah.
Dari Ibn Mas’ud berkata, Rasulullaah saw telah mengajarkan at-tasyaahud kepadaku, dan 
kedua telapak tanganku (berada) di antara kedua telapak tangan beliau - sebagaimana beliau mengajarkan surat dari Al-Qur’an kepadaku : —-> (Mari diresapi setiap katanya sehingga shalat kita lebih mudah untuk khusyuk)

Attahiyyaatulillaah, wasshalawatu, watthayyibaat.

(Segala ucapan selamat adalah bagi Allaah, dan kebahagiaan, dan kebaikan).

Assalaamu ‘alayka
*, ayyuhannabiyyu, warahmatullaah, wa barakaatuh.
(Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepadamu , wahai Nabi, dan beserta rahmat Allah, dan berkatNya).

Assalaamu ‘alaynaa, wa ‘alaa, ‘ibaadillaahisshaalihiiin.

(Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada kami pula, dan kepada sekalian hamba-hambanya yang shaleh).

Asyhadu, allaa, ilaaha, illallaah.
(Aku bersaksi, bahwa tiada, Tuhan, kecuali Allah).

Wa asyhadu, anna muhammadan, ‘abduhu, wa rasuluhu.

(Dan aku bersaksi, bahwa muhammad, hambaNya, dan RasulNya).


Notes : * Hal ini ketika beliah masih hidup, kemudian tatkala beliau wafat, maka para shahabat mengucapkan :
Assalaamu ‘alannabiy
(Semoga kesejahteraan dilimpahkan kepada Nabi).


Bacaan shalawat Nabi
SAW di akhir sholat


Rasulullah
SAW. mengucapkan shalawat atas dirinya sendiri di dalam tasyahhud pertama dan lainnya. Yang demikian itu beliau syari’atkan kepada umatnya, yakni beliau memerintahkan kepada mereka untuk mengucapkan shalawat atasnya setelah mengucapkan salam kepadanya dan beliau mengajar mereka macam-macam bacaan salawat kepadanya.

Berikut kita ambil sebuah hadits yang sudah umum
/biasa kita lafadzkan, diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Muslim, dan Al-Humaidi, dan Ibnu Mandah.

Allaahumma, shalli ‘alaa  muhammad, wa ‘alaa, aali  muhammad.
(Ya Allah, berikanlah kebahagiaan kepada Muhammad dan kepada, keluarga Muhammad)

Kamaa, shallayta, ‘alaa  ibrahiim, wa ‘alaa, aali  ibraahiim.
(Sebagaimana, Engkau telah memberikan kebahagiaan, kepada Ibrahim, dan kepada, keluarga Ibrahim).

Wa ‘barikh alaa  muhammad, wa ‘alaa aali  muhammad.

(Ya Allah, berikanlah berkah, kepada Muhammad, dan kepada, keluarga Muhammad)

Kamaa, baarakta, ‘ala  ibraahiim, wa ‘alaa, aali  ibraahiiim.
(Sebagaimana, Engkau telah memberikan berkah, kepada ibrahim, dan kepada, keluarga Ibrahim).

Fil Allamina Innaka, hamiidummajiid.

(Sesungguhnya Engkau, Maha Terpuji lagi Maha Mulia).

Salam


“Rasulullah
SAW. mengucapkan salam ke sebelah kanannya :

 

Assalaamu 'alaikum warahmatullaahi wa barakaatuh

(Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu sekalian serta rahmat Allah, serta berkatNya),

 sehingga tampaklah putih pipinya sebelah kanan. Dan ke sebelah kiri beliau mengucapkan : Assalaamu ‘alaikum warahmatullaah

(Mudah-mudahan kesejahteraan dilimpahkan kepada kamu sekalian serta rahmat Allah), sehingga tampaklah putih pipinya yang sebelah kiri.”

( Hadist Riwayat : Abu Daud, An-Nasa’i, dan Tirmidzi )

Mari di perhatikan, bahwa ternyata ucapan kita ketika menoleh ke kanan (salam yang pertama) lebih lengkap daripada ucapan kita ketika menoleh ke kiri (salam yang kedua )

————————————————————————————————————————-

Subhanallah dan Alhamdulillah, Maha Benar Allah atas segala FirmanNya. Luar biasa sekali ya arti dari bacaan Sholat ini. Makin merunduk kita, makin terlihat kecil kita, makin menangis kita.

Saya berharap agar ini menjadi bagian dari jalan kemudahan untuk kita di dalam menggapai khusyuk dan memahami setiap gerakan yang kita lakukan. Maka jika kita tahu dan mengerti akan nikmatnya shalat itu, mari kita share ke keluarga kita.

Selamat meresapi dan jangan lupa untuk share ke orang orang yang kita cintai.

 

(via erstudio)

Tulisan : Mempertanyakan Hidup Kita Sendiri

Kita tidak tahu apa-apa tentang hidup orang lain, sebagaimana orang lain sebenarnya tidak tahu apa-apa tentang hidup kita. Bahkan sebenarnya kita tidak benar-benar tahu tentang hidup kita sebanyak pertanyaan-pertanyaan yang ada dipikiran kita tentang hidup kita sendiri.

Jawaban-jawaban atas pertanyaan itu pun tidak serta merta ada seketika kita bertanya. Ada waktu yang harus dilepaskan, ada tenaga yang harus dikeluarkan, ada keresahan yang harus dirasakan, ada ketakutan yang harus di hadapi. Demi sebuah jawaban.

Pertanyaan-pertanyaan kita atas hidup kita sendiri semakin membuat khawatir hari demi hari. Seperti menumpuk sebuah masalah padahal tidak asal kita terus melangkah. Kita tidak akan mendapatkan apapun jika kita berdiam diri.

Pertanyaan yang membuat makan kita hilang rasa, membuat tidur kita terbangun, membuat keceriaan kita seketika  bungkam. Pertanyaan yang mendatangkan resah. Tapi, siapa sangka keresahan itu membuat doa-doa kita semakin dalam, semakin tulus, terasa lebih dekat kepada Tuhan.

Tidak semua nikmat itu dalam bentuk kebahagiaan. Itu yang aku pahami. Nikmat serupa kekhawatiran pun bisa kita syukuri bila kita paham bahwa kekhawatiran itu benar-benar membuat kita lebih dekat kepada Tuhan. Seolah-olah tidak ada lagi daya yang bisa kita lakukan dan hanya kepada-Nya kita menggantungkan segala bentuk jawaban.

Pertanyaan-pertanyaan hidup kita tentang esok hari, tentang pasangan hidup seperti apa yang akan mendampingi kita, tentang karier, tentang rejeki, bahkan tentang hidup setelah mati. Setidaknya kita jangan berhenti, karena langkah kaki kita akan memperdekat kita kepada semua jawaban dari pertanyaan itu.

Esok kita akan bertemu dengan orang yang akan mendampingi kita, esok kita akan tahu berapa jumlah anak kita, esok kita akan tahu kita bekerja dimana, esok kita akan mengingat hari ini, bahwa pertanyaan-pertanyaan itu akan selalu ada jawabnya.

Bandung, 17 September 2014 | (C)kurniawangunadi

(Source: kurniawangunadi)

Congraduation for my best man :) see you on top, Cornelius Tony Suteja, S.T.

Congraduation for my best man :) see you on top, Cornelius Tony Suteja, S.T.

Happy Friday Pals :)) (at PT Bahtera Adhiguna (Persero) Jl. Perak Timur 398-400)

Happy Friday Pals :)) (at PT Bahtera Adhiguna (Persero) Jl. Perak Timur 398-400)

If the night got me weak because of your silence kept me cold under my skins. And this morning I’m getting more energy of warmth from the smile of your sun.
Good morning :))

If the night got me weak because of your silence kept me cold under my skins. And this morning I’m getting more energy of warmth from the smile of your sun.
Good morning :))

Before you ask other people, ask your self.

Sebelum mengenal kamu, saya pikir cinta itu hanya perlu diperjuangkan.
Ternyata tidak.
Cinta juga butuh dipatahkan.

Begitulah kita bertemu, kan?

@TiaSetiawati (via karenapuisiituindah)

Dipatahkan lalu direkat kembali.

Are you being blocked or tracked by firewall?

VPN for iOS, Android, Mac and Windows

HideMe VPN

Private and Secure Browsing with HideMe VPN

No setup. One-click VPN apps for Android, iOS, Mac and Windows.
New technology. Works great even in places where traditional VPN services are blocked. Best for people in China and Mid East.
Free for 7 days. Follow us on Facebook, Twitter and Google+ to get more free time.


iPhone and iPad

Charging love. Everyday :)

Charger aja bisa senyum manis gini, masa kamu enggak? #charger #plug #play #smile #USB #smiley

Si Ganteng Rocky Balbo. #dogs #love #siberian #vscocam #pet #black #handsome

Si Ganteng Rocky Balbo. #dogs #love #siberian #vscocam #pet #black #handsome

The beginning. #vscocam #lights #river #padang #Indonesia

The beginning. #vscocam #lights #river #padang #Indonesia

You’ll never walk alone. #liverpool #tshirt #thereds #vscocam (at Pantai Gondoriah, Pariaman)

You’ll never walk alone. #liverpool #tshirt #thereds #vscocam (at Pantai Gondoriah, Pariaman)

Tabuik. (at Pantai Gondoriah, Pariaman)

Tabuik. (at Pantai Gondoriah, Pariaman)

How beautiful when we become the dew in the morning for someone else.
Which are in any leaves, small leaves or
large, on the grass or in flower.
Being yourself is no such favoritism like
dew in the morning. Giving the best to all to feel comfortable.
Even the dew is never prompt reply,
although often deleted. Good morning :)) #morningdew #leaves

How beautiful when we become the dew in the morning for someone else.
Which are in any leaves, small leaves or
large, on the grass or in flower.
Being yourself is no such favoritism like
dew in the morning. Giving the best to all to feel comfortable.
Even the dew is never prompt reply,
although often deleted. Good morning :)) #morningdew #leaves